Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Nanowire tembaga digunakan sebagai material wick untuk meningkatkan kemampuan heat pipe tanpa menambah profil ukuran secara berlebihan. Proyek mengembangkan proses yang membentuk wick langsung pada paket heat pipe, dengan peluang pembuatan di dalam housing perangkat. Pendinginan komponen optik, komputer, serta laser medis menjadi calon pemanfaatan. Pengurangan massa dan peningkatan disipasi panas merupakan sasaran teknologi, sehingga keuntungan dibanding pendekatan yang ada perlu diperiksa setelah proses serta perangkat berhasil dibuat.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Johnson Space Center
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2008-02-01 → 2008-07-31
Klasifikasi NASA
- TX14.2.3 — Heat Rejection and Storage
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
Nilai TRL belum tersedia pada catatan yang diakses.
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: High Performance Low Mass Nanowire Enabled Heatpipe, Phase I ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 01/27/25
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.