Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Konsep CS2 memanfaatkan reaksi air dengan triethylaluminum yang diencerkan dalam bahan bakar hidrokarbon sebagai sumber panas untuk memulai operasi scramjet. Alat pencampur dan injeksi terpadu diarahkan untuk memanaskan serta menguapkan bahan bakar cair. Gas etana hasil reaksi diteliti sebagai bantuan atomisasi dan komponen yang lebih mudah menyala. Proyek mengevaluasi rangkaian pengondisian bahan bakar dengan sasaran volume kecil dan energi padat; penyebutan aman pada judul merupakan tujuan desain, bukan jaminan operasi campuran tersebut.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- ACENT Laboratories LLC
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2010-01-29 → 2010-07-29
Klasifikasi NASA
- TX03.2.2 — Electrochemical Storage: Fuel Cells
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: A Compact Safe Cold-Start (CS2) System for Scramjets using Dilute Triethylaluminum Fuel Mixtures ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 01/22/26
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.