Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Proyek ini mendukung pengembangan thruster ring-cusp sebagai pilihan propulsi elektrik bagi misi science. JPL memberikan masukan mengenai parameter yang dibutuhkan NASA, panduan model, dan validasi kepada ESA serta kontraktornya. Rancangan diarahkan pada performa dan umur yang lebih baik dibanding thruster Kaufman yang menjadi dasar pengalaman sebelumnya. Kegiatan desain dan pengujian direncanakan untuk menilai kesesuaian dengan kebutuhan Discovery-class missions. Tujuannya ialah membantu mematangkan teknologi dan memperluas pilihan perangkat propulsi yang dapat digunakan pada arsitektur eksplorasi.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Jet Propulsion Laboratory
- Program
- Center Innovation Fund: JPL CIF
- Periode proyek
- 2015-10-01 → 2016-09-30
Klasifikasi NASA
- TX01.2.2 — Electrostatic Propulsion
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Enabling Ring-Cusp Ion Thruster Technology for NASA Missions, Year 1 ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 02/15/26
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.