Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Simulasi FDTD dan model korelasi foton memandu penataan simetri nanowire, yang kemudian dibuat melalui epitaksi area selektif. Dinamika pembawa diamati dari skala femtodetik hingga nanodetik dan dikaitkan dengan lasing pada panjang gelombang telekomunikasi. Riset membandingkan laser pemancar permukaan serta laser isolator topologis yang tangguh terhadap cacat. Kompatibilitas dan pengurangan daya interkoneksi menjadi tujuan, bukan performa chip optik yang sudah tersedia.
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan National Science Foundation (NSF). Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Baca uraian penerbitKonteks pengembangan
- Institusi penerima pada catatan
- University of Cincinnati
- Program
- EPMQD: Electronic, Photonic, M
- Periode pendanaan tercatat
- 2024-09-01 → 2027-08-31
Proyek kolaboratif beberapa institusi diwakili oleh satu catatan penghargaan. Institusi di atas adalah penerima pada catatan tersebut.
Klasifikasi NSF
- Directorate for Engineering
- Electrical, Communications, & Cyber Systems
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
Catatan NSF tidak melaporkan tingkat kesiapan teknologi (TRL). Status pendanaan aktif atau berakhir bukan bukti keberhasilan riset.
Batas informasi
Profil merangkum tujuan dan pendekatan dalam abstrak pendanaan NSF. Status pendanaan tidak membuktikan keberhasilan riset, kesiapan teknologi, atau ketersediaan produk. Hasil dan performa belum diverifikasi secara independen; tinjauan ahli belum dilakukan.
Dasar profil
- NSF Award: Topologically enhanced nanowire photonic crystal lasers for information technologies ↗
National Science Foundation (NSF) · Amendemen tercatat 08/01/2024
Diakses 2026-10-14. Metadata penghargaan dan abstrak publik NSF menjadi dasar parafrasa editorial Indonesia. Dokumen dan aset lain mengikuti hak pemiliknya.