Perangkat & sistem

Pembangkit geotermal biner

Pembangkit geotermal biner mengambil panas air bawah tanah untuk menguapkan fluida sekunder yang menggerakkan turbin.

Energi1 rujukanProfil diperbarui
Perangkat & sistem
Peta fungsi teknologi: Pembangkit geotermal binerMasukan: Panas fluida geotermal Bagian: Penukar panas; Sirkuit fluida sekunder. Keluaran: Listrik Bagian dikelompokkan menurut fungsi, bukan urutan perakitan.MASUKANPanas fluida geotermalBAGIAN FUNGSIONALPenukar panasMemisahkan kedua aliranfluida.Sirkuit fluida sekunderMembawa panas ke turbin.KELUARANListrik
Peta fungsi teknologi

Diagram konseptual dari masukan, fungsi bagian, dan keluaran dalam profil. Susunan kotak tidak menunjukkan urutan perakitan atau posisi fisik.

Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data

Bagaimana cara kerjanya?

Fluida geotermal melewati penukar panas tanpa memasuki turbin. Panasnya menguapkan fluida sekunder dengan titik didih lebih rendah, dan uap sekunder memutar turbin yang menggerakkan generator.

Rujukan penjelasan

Bagian penyusun

  1. 01

    Penukar panas

    Memisahkan kedua aliran fluida.

  2. 02

    Sirkuit fluida sekunder

    Membawa panas ke turbin.

Masukan dan keluaran

01 / Masukan

Panas fluida geotermal

02 / Keluaran

Listrik

Parameter teknis

Informasi dengan rujukan belum tersedia untuk bagian ini. Profil ini tidak menyajikan spesifikasi angka untuk model tertentu atau nilai yang berlaku bagi seluruh keluarga teknologi.

Versi dan status

Profil membahas konsep atau kategori teknologi; versi implementasi tertentu belum ditetapkan.

Status terbit profil berbeda dari status produksi, dukungan, atau sertifikasi perangkat.

Penerapan dan keterbatasan

  • Pemanfaatan sumber geotermal

Batas cakupan

Sumber panas, aliran, dan sifat fluida sekunder harus sesuai dengan rancangan siklus pembangkitan.

Teknologi yang terhubung

Hubungan terverifikasi belum tersedia untuk profil ini. Kedekatan topik tidak membuktikan kompatibilitas atau ketergantungan.

Buka peta teknologi

Dasar penjelasan

Penjelasan asli bahasa Indonesia disusun dengan pemeriksaan rujukan primer oleh agen AI. Belum ditinjau ahli. Baca metodologi dan batas pemeriksaan. Ringkasan standar tidak menggantikan teks normatif; ilustrasi konseptual tidak menjadi bukti konfigurasi model.